Diambil dari Ibrani 11

Dari iman Habel.
Habel berbeda dengan Kain. Kain memberikan persembahan tetapi tidak diterima Tuhan. Namun Kain diterima Tuhan karena dia memberikan persembahan dengan hati yang tulus dan iman. Dalam hal ini kita harus belajar ketika melakukan tindakan ibadah dihadapan Allah harus dengan iman baru akan diterima oleh Allah

Dari iman Henokh
Henokh mempunyai iman bahwa dia tidak akan mati dan dia diambil oleh Tuhan. Henokh menjadi figur contoh yang dilepaskan dari kematian dimana nanti Yesus pimpin untuk orang percaya.
Dari Henokh kita belajar untuk bergaul karib dengan Allah dan beriman bahwa kita akan dilepaskan dari kematian oleh pekerjaan Yesus Kristus.

Dari kecil, bayi menangis karena ketakutan. Dan ketika manusia makin besar maka ketakutannya,  jenis sumber ketakutannya dan takarannya menjadi berbeda. Ketakutan bisa diakibatkan karena sesuatu yang lebih besar dari kita dan tidak bisa kita kendalikan dan juga mungkin berbahaya bagi kita. Kita menjadi merasa tidak aman dan kuatir. Ketakutan dalam kadar tertentu adalah hal yang positif karena dengan ketakutan membuat kita menjadi waspada dan hati-hati. Tetapi ada ketakutan yang perlu kita lawan dan hadapi yaitu ketakutan yang menghantui kita. Yaitu teror ketakutan yang bukan berasal dari Tuhan Allah. Ketakutan yang menghantui ini ada beberapa macam :

Perasaan kita bisa berubah. Kadang bisa senang. Kadang bisa sedih. Kadang bersemangat. Kadang letih lesu. Kadang sukacita. Tetapi bisa juga depresi. Perasaan kita bisa bergelombang dan berubah-rubah. Karena itu relasi kita dengan Tuhan janganlah bergantung pada perasaan tetapi dengan iman terhadap Firman Tuhan. Apalagi kalau kita berbicara mengenai depresi. Depresi yang berat dapat membuat suasana hati menjadi galau dan gelap. Pikiran dan perasaan dapat menjadi kacau.

We have 15 guests and no members online